Salah satu cara menganalisa secara teknikal adalah dengan membaca cartaira de candelabro. Menurut analisa teknikal, dados eang diberikan candelabro yang telah terbentuk, kita bisa memprediksi seperti apa vela selanjutnya yang akan terbentuk. Vela ápica Naik atau Vela turun. Sehingga jika kita memiliki gambaran vela apa Yang akan terbentuk, kita bisa mengambil keputusan apakah membeli kontrak Naik atau kontrak Turun. Secara psikology. Vela terbentuk karena adanya tekanan penjualan dan dorongan pembelian. Perbedaan besarnya kenanan dan dorongan inilah yang kemudian menyebabkan bentuk candlestik berbeda satu sama lainnya. Castiçal Kronologi terbentuknya: 8211 Ketika ada banyak pembeli yang melakukan pembelian. Harga mercado semakin meningkat sehingga pada akhir periode mercado diutup diatas harga pembukaan, akhirnya terbentuklah vela Naik (hijau). Besarnya dorongan beli bisa diukur dari pergerakan mercado dari Low sampai Close. Semakin besar dorongannya. Maka semakin besar corpo vela yang terbentuk. Sehingga besarnya corpo vela hijau ini menunjukan dominasi pembeli. 8211 Ketika banyak comerciante yang melakukan penjualan. Mercado de mercado semakin turun, sehingga pada akhir peiode biasanya nilai penutupan mercado dibawah harga pembukaan. Kondisi inilah yang menyebabkan vela yang terbentuk berwarna merah (turun). Pada candle Turun (merah) tekanan penjual diukur dari High sampai Close. Semakin besar tekanan penjualan, maka harga akan semakin jatuh dan semakin membentuk vela corporal merah yang panjang. Sehingga besarnya vela corporal merah ini menunjukan besarnya dominasi penjual. Perlawanan Perceptan gerak Perlambatan laju Percobaan Balik arah Konvergen Pointnya adalah ketika salah satu pihak mendominasi pasar maka vela akan bergerak searah. Misalnya ketika Pembeli mendominasi pasar maka vela akan terus searah naik. Selama tidak ada perlawanan dari penjual (tidak ada penjualan yang berarti) candle yang Terbentuk mengikuti arah candle sebelumnya. Sampai suatu saat sebagian trader merasakan harga sudah terlalu tinggi atau sudah terlalu jenuh. Maka muncul lah aksi penjualan sebagi bentuk perlawanan dari penjual. Salah satu penyebabnya adalah aksi tomada de lucro. Bentuk perlawanan ditunjukan oleh ekor candle. Ketika perlawanan lebih besar dari dominasi. Maka selanjutnya pihak yang melakukan perlawanan lah yang menang dan akan terjadi pergantian dominasi pasar, sehingga trend akan balik arah. Dari sini kita bisa memprediksi bahwa candle selanjutnya akan balik arah juga. Corpo sebuah vela yang lebih besar a vela vela sebelumnya menunjukan sebuah antusiasme. Maka ketika banyak comerciante yang berantusias membuka posisi. Ini akan menghasilkan sebuah tenaga untuk menggerakan mercado jadi searah dengan jenis antusias itu. Apalagi tidak ada perlawanan. Maka kita bisa memprediksi vela yang akan terbentuk searah dengan vela yang membesar. 3. CANDLESTICK PERLAMBATAN Banyak comerciante yang berantusias membuka posisi. Ini akan menghasilkan sebuah tenaga untuk menggerakan mercado jadi searah dengan jenis antusias itu. Apalagi tidak ada perlawanan. Maka kita bisa memprediksi vela yang akan terbentuk searah dengan vela yang membesar. Kebalikan dari antusias, comerciante de keraguan e membuka posisi menyebabkanmarket bergerak melambat. Keraguan ini muncul karena comerciante menilai mercado sudah terlalu tinggi, terlalu rentah, kondisi jenuh atau mercado berada di zona suporte amplificador resistência. Dengan tidak adanya comerciante yang membuka posisi. Mercado maka tidak ada tenaga untuk menggerakan. Pada kondisi seperti ini kita harus siap siap membuka posisi balik arah, karena mercado akan diambil alih oleh salah satu pihak. Pada posisi mercado yang jenuh akan ada pihak yang mencoba mengakhiri tendência yang terjadi. Tendência de Yang ingin membalik arah kan sebuah. Namun kadang kala usaha itu diawali dengan sebuah test kondisi. Yaitu mengetest apakah mercado benar - benar bisa dibalik arahkan atau tidak. Ini ditandai dengan ekor candle panjang yang berlawanan dengan arah tendência yang sedang terjadi. Kronologinya adalah sebelum periode berakhir seolah akan terbentuk vela eang berlawanan arah dengan vela sebelumnya. Menuju akhir período vela ditarik kembali dan ditutup menjadi searah dengan vela sebelumnya. Adanya percobaan balik arah ini mengindikasikan akan terjadi balik arah. Sehingga pada kondisi ini kita bisa bersiap siap membuka posisi yang melawan tendência. Perlambatan vela do corpo dan sebuah perlawanan (nomer 2) menunjukan bahwa sebagian besar comerciante mengharapkan mercado balik arah. Namun ketika tiba-tiba muncul sebuah vela yang menunjukan antusias tetap searah dengan tendência yang sedang terjadi (moner 3), ini patut dipertanyakan. Bisa diibaratkan ketika semua orang menginginkan satu hal, namun ada satu orang menginginkan hal yang berbeda, maka jika dilihat dari tenaganya. Tenaga satu orang ini sebenarnya kecil dan boleh dikatakan kosong, sehingga sangat mudah untuk dikalahkan. Kondisi konvergen candle ini bisa juga terjadi karena ada pihak-pihak tertentu yang ingin mendapatkan harga yang terbaik, walaupun sudah tahu mercado akan balik arah. Namun tetap saja menariknya menjadi lebih tinggi atau lebih rendah dulu untuk mendapatkan harga yang lebih baik, mercado baru kemudian dibalik arahkan. Pada kondisi seperti ini. Kita lihat indikator lainnya, jika indikator lain menyatakan konvergen juga, maka kita bisa membuka posisi yang berlawanan dengan trend yang terjadi. Cara Membaca Candlestick Pattern Jika kita belum mengerti arti kata tersebut, sebenarnya pengertiannya sama singkatnya dengan kata itu yakni Candlestick adalah lilin. Mudahnya seperti itu. Namun bila kita berbicara mengenai forex maka kata tersebut memiliki pengertian yang berbeda. Adapun pengertiannya adalah salah satu jenis grafik pada perdagangan forex yang mana grafik tersebut menyerupai lilin dari segi bentuknya, namun berfungsi untuk melakukan analisa secara teknikal. Sebagaimana lilin, maka grafik ini pun memiliki bagian 8211 bagian terstruktur yakni bagian body atau badan, dan juga bagian shadow atau ekor. Yang mana seorang comerciante akan melakukan analisa dengan cara melihat harga pembukaan dan penutupan. Masing 8211 masing untuk tertinggi dan terendah. Intinya grafik candlestick digunakan untuk dapat mengetahui aktifitas tekanan dari pembeli ataupun penjual. Yang mana diakhir sebuah periode kita bisa melihat tekanan tersebut berdasarkan panjang corpo atau ekor dari grafik tersebut. Bentuk Grafik Pada corpo yang putih dan panjang hal tersebut menunjukkan pembeli menguasai transaksi. Namun jika body terlihat hitam dan memanjang hal itu menunjukkan yang sebaliknya, yakni penjual yang menguasai transaksi. Sedangkan untuk ekor pada candlestick, bila ekor tersebut memanjang dibawah badan berarti penjual yang mendominasi hanya pada saat ala transaksi. Sedangkan, jika sebaliknya maka pembeli yang menguasai pada saat awal transaksi namun kalah pada saat akhir dari transaksi tersebut. Kemudian lower shadow pada body berwarna putih mewakili ketakutan penjual, dan pada body hitam mewakili ketamakan penjual. Untuk garis ekor diatas badan yang berwarna putih mewakili ketamakan pembeli, dan pada body hitam mewakili ketakutan pembeli. Jenis Grafik Lilin Dalam dunia forex dikenal duu puluh satu jenis candelabro, namun pada kesempatan kali ini kita akan membahas empat jenis saja, yaitu: Dragonfly Doji Pada jenis ini abrange o mertingakan harga tertinggi, yang lalu dijual, kemudian ditutup pada harga open. Ketika hal ini terjadi harga cenderung naik.
Комментарии
Отправить комментарий